Saturday, March 3, 2012

Ikterus Neonatorum


Billirubin dalam darah mengalami proses dan berubah menjadi billirubin direct. Billirubin direct kemudian diekskresikan  ke usus dan sebagian dikeluarkan dalam bentuk billirubin direct dan sebagian lagi dalam bentuk sterkobilin, bila terjadi hambatan/gangguan dalam usus maka oleh pengaruh enzim B glukorodinasi billirubin sebagian dirubah menjadi billirubin indirect yang kemudian diserap ke sirkulasi darah.
Billirubin ini kemudian diangkut ke hepar untuk di proses lagi, pada janin sebagian billirubin ini diekskresikan ke plasenta. Pada BBL ekskresi melalui plasenta terputus sehingga masuk lagi ke hepar. Karena itu bila fungsi hepar belum sempurna/ terdapat gangguan, misal : hypoxia, kekurangan glukosa maka kadar billirubin indirect dalam darah meningkat yang dapat menimbulkan icterus.
A.    TANDA-TANDA
-            Timbul pada hari ke-2 dan ke-3
-            Kadar billirubin direct tidak melebihi 10 mg % pada neonatus cukup bulan dan 12,5 mg % pada neonatus kurang bulan.
-            Kecepatan peningkatan kadar billirubin tidak melebihi 5 mg % /hari.
-            Kadar billirubin direct tidak melebihi 1 mg %.
-             Icterus menghilang pada 10 hari pertama.
-            Tidak terbukti mempunyai hubungan dengan keadaan patologis.
B.     PENYEBAB
-          Penambahan volume sel darah
-          Umur sel darah merah janin yang pendek
-          Billirubin meningkat karena sel yang rusak
-          Meningkatnya reabsorpsi billirubin dari usus
-          Pemberian minum terlambat
C.    PENATALAKSANAAN
-          Pemberian ASI diteruskan
-          Bayi ditidurkan di dekat jendela untuk mendapatkan sinar matahari

ICTERUS PATOLOGIS

A.    Definisi
Adalah icterus yang mempunyai dasar patologis/kadar billirubin mencapai nilai yang disebut hyperbillirubinemia.
B.     Patofisiologi
Sama dengan icterus fisiologi.
C.     Tanda
-          Icterus terjadi 24 jam pertama
-          Kadar billirubin indirect melebihi 10 mg % /hari
-          Peningkatan billirubin lebih dari 5 mg % /hari
-          Icterus menetap sesudah 2 minggu pertama
-          Kadar billirubin indirect melebihi 1 mg %
-          Mempunyai hubungan dengan proses patologis
D.    PENYEBAB
-          Terjadi penghancuran eritrosit yang hebat
-          Fungsi hepar belum sempurna
-          Terlambat mengikat tali pusat
-          Hypoxia
E.     PENATALAKSANAAN
-          Berikan banyak minum ASI
-          Pemberian fototherapi
-          Pemberian plasma/albumin 1 gr/kg BB
-          Tranfusi tukar
-          Test diagnostik
Apabila bayi hari pertama sudah kuning dan 3 hari masih dalam keadaan kuning bayi segera dirujuk ke RS.


ASKEP PADA BAYI DENGAN ICTERUS NEONATORUM Download

3 comments:

nomor 81 said...

blog yg menarik dan smoga byk yg mengunjungi..:) terima kasih

chinese medicine,kidney diseasea said...

There are new method for kidney disease ,without dialysis and transplant,
They are stem cell treatment and TCM:micro-chinese medicine.

Obat Asam Urat said...

postingan yang bagus tentang Ikterus Neonatorum

Post a Comment

BERIKAN KOMENTAR

Baca Saya

Salam semangat pada semua teman-teman pembaca Blog Jurnal Kesehatan. Kami persembahkan artikel-artikel kesehatan, asuhan keperawatan, dan jurnal keperawatan untuk semua kepentingan anda silahkan download atau copy paste secara gratis

Jangan lupa tuliskan komentar nya ya...

Affiliate Program

Anda mahasiswa, pelajar, pegawai atau yang cuma suka Online di facebook dll.. Pengen punya penghasilan tambahan daftar aja disini
Loading...

Followers

 

Body Mass Index Calculator

Tukar Link